August 28, 2015

Jalan - jalan di Barcelona : La Rambla - a street i wish would never end


La Rambla
Cerita terakhir di Barcelona ini yang menjadi penutup galaunya saya kemarin-kemarin dan pembuka kembali bahagianya saya. I am deeply in love with this city!.

Sebenernya masih banyak banget tempat yang pengen dikunjungi di Barcelona, tapi saya harus menerima kenyataan kalau saya harus berangkat besok pagi ke Rome! Demi tiket murah gak angus. heuheu. Plan nya adalah saya menghabiskan waktu untuk ngejar bis ke Bandara sebelum jam 10 malam.

La Rambla, A tree-lined pedestrian mall.

La Rambla, nama sepanjang jalanan di pusat kota barcelona, panjang jalan ini sekitar 1.5 Km, di mulai dari placa de Catalunya sampai berakhir di monumen Columbus, di Port Vell. Dengan pusat keramaian paling ramai yaitu di Monumen Columbus.

Bagi kalian yang ingin langsung menuju pusat keramaian, untuk menuju monumen Columbus, kalian bisa naik metro L3 (Green line) dari placa de catalunya atau dari tempat lainnya di Barcelona. Tapi sayang banget buat penikmat autentik suatu kota kalau melewatkan atraksi interaksi manusia di sepanjang jalan ini. and I should say the best way to enjoy this street is by foot.

Air Mancur kebahagiaan buat yang sayang beli minum
Some said that, to blend and feel a city, you should use its public transportation, eat local street food and visit its traditional market. Nah, si La Rambla ini pas sekali buat yang ingin mengenal lebih jauh budaya/kebiasaan dan khas dari Barcelona. Walaupun sepanjangan jalan sekarang udah penuh sama kios-kios suvenir atau makanan, dan pelukis-pelukis jalanan, tapi tetep aja rasa Barcelonanya gak ilang. Yang ada di sana bukan cuma turis, penduduk lokal pun banyak yang menghabiskan waktu di sana. Kalau di Indonesia mungkin kayak Kawasan Kota Tua, yang rasa Jakartanya gak hilang sama rasa turis.

Jalanan La Rambla ini diapit sama dua sisi area bangunan, yang kalo baca di Wikipedia yang timur itu wilayan Kota Tua Barcelona (Barri Gothic), yang isi arsitekturnya masih banyak dipengaruhi peninggalan Roma, Dan yang sebelah Barat, Sisi Barcelona yang lebih banyak diisi sama pusat kesehatan dan industri jaman dulunya. Sekarang banyaknya diisi sama sex worker katanya.Tapi di sana, saya ga pernah ngira kalo di La Rambla ini banyak pencuri sama sex workernya.

Way too syahdu dan peaceful kotanya soalnya. hehe.

Salah satu bangunan khas di sisi Barri Gothic

Penyusuran La Rambla, saya mulai dari Placa De Catalunya. Dari awal perjalanan, sudah terlihat berbagai macam isi dan hiruk pikuk di sini. Banyak interaksi manusia di sini, dari mulai berniaga, tourism sampai perkuliahan.

Gedung-gedung yang mengapit Jalan La Rambla ini beragam fungsinya, dari mulai toko suvenir, toko mas, toko tanaman sampai bahkan museum yang suka gak disadari sama wisatawan. di antara bangunan toko. Dari banyaknya toko dan segala macam bentuk bisnis pariwisata, di sebelah sisi barat jalan, saya menjumpai Pasar. La Boqueria namanya.

Pasar ini katanya sih menjual segala macam barang dan salah satu atraksi terbesar di La Rambla, tapi yang menarik hati banget, warna-warni buah-buahan di sana itu loh. and You Should really taste a cup of sliced fruits there!. Panas-panas, what's cooler than enjoy some fresh fruits!.

Air mancur kebahagiaan buat yang sayang beli minum


Surga para frutarian!

Di antara toko-toko sepanjanga jalan, sesekali saya temui jalan kecil dengan struktur cobblestone, yang lagi-lagi membawa saya kembali ke khayalan ala-ala kerajaan. Hehe. Maaf suka cepet ilang fokus! Hehe. Penasaran sama what's in there, saya pun membelokkan kaki ke sana and, It was even making me more enthusiast! Gimana enggak! sepanjang jalan, bangunannya kayak kota di Camelot! huhu. Terus ornamen rumahnya gothic-gothic suram lucu!

Dari jalanan kecil tadi ternyata masih ada belokan lagi yang lead me to some european castle-like gate!, jadi kayak cluster dalam cluster. dan setiap cluster fungsinya beda-beda, ada yang ternyata universitas, dan ada juga yang ternyata hidden romantic restaurant! This is madness! *halah!

ini dia european castle-like gate!
masuk ke gate, ada beginian.
Masih menyusuri si jalanan kecil berkelok-kelok yang kadang suka bikin bingung sendiri, tau-tau saya sampai di area bangunan yang sekarang lebih mirip arsitekturnya mirip-mirip sama Maroko *padahal belum pernah ke maroko*. Bangunan ala-ala padang pasir lengkap dengan pohon palemnya. Di kanan kiri bangunan, ada beberapa pavement cafes, yang kayaknya enak kalo sore-sore ditongkrongin. Heu!

Spanyol rasa maroko
Karena sudah semakin sore dan pengen sunset-an di Port Vell, saya pun kembali mencari jalan ke jalanan utama La Rambla. Semakin mendekati Monumen Columbus, kegiatan turisme makin ramai saja, banyak street performer ternyata di sini, dan yang jualan, makin aneh-aneh, dari tukang tanaman sampai tukang lukis karikatur. Oh iya, jangan lupa sedikit berbagi dengan warga lokal yang mencari kerja sebagai street performer. Walaupun mereka tidak memaksa, but it's not a loss to share a bit!

Street Performer
Macem-macem
Akhirnya saya sampai di ujung jalan La Rambla. And this street has to end. La Rambla berakhir di Monumen Columbus. Monumen tertinggi di sana yang merupakan salah satu landmark andalan Barcelona. Dari Monumen Columbus terdapat pertigaan besar dan tepat di depannya adalah Port Vell, pelabuhan di Barcelona yang punya Mall mengapung. Mengapa dibilang mengapung?

Monumen columbus, itu ada orang naek lagi bersihin

Udah ah, Cerita dan spoiler Port Vell, di next posting aja ya :) Biar syahdu!

Saya pun menyudahi perjalanan saya di La Rambla, a street that'll give you a whole Catalan experience!

"Because walking is human's first idea to wander!" - elly while in La Rambla 


1 comments:

hamdani mohammad at: December 4, 2016 at 10:38 AM said...

salute dgn ulasannya yg detail bgt...bulan lalu saya kesana, tapi baca tulisan ini kaya ngerasa sedang disana lagi.tks

Post a Comment